TEKNOLOGI FLAME ARRESTOR: Ventilasi Anti-ledakan Aki



Berbagai merek aki menerapkan teknologi flame arrestors atau battery vent untuk mencegah terjadinya baterai meledak. Teknologi ini memungkinkan panas dan gas di dalam aki bisa dikeluarkan. Flame arrestors bersifat hidrofobik. Sehingga air tidak menguap keluar. Hal ini mencegah berkurangnya cairan aki.  Flame arrestor biasanya berada di bagian atas aku. Berbentuk bulat atau oval.

Lants bagaimana proses terjadinya ledakan aki? Dan bagaimana pula cara mencegahnya? Pada aki kering, gas hidrogen dan oksigen tidak mudah keluar. Kedua gas itu akan terkumpul di dalam aki. Jika proses pengisian yang dilakukan melampaui batas normal (overcharge), maka produksi oksigen dan hidrogen akan berlebihan. Ketika volume gas tersebut telah melebihi kekukatan wadah, aki kemudian akan meledak.

Lalu apakah ledakan tersebut hanya dipicu karena volume gas dalam jumlah berlebihan? Gas hidrogen adalah gas yang mudah terbakar. Sementara itu, oksigen akan membantu proses pembakaran.  Oksigen dan hidrogen yang terlalu banyak akan terbakar ketika terjadi percikan api atau bila kondisi suhu udara di sekitarnya terlalu panas. Jika hal ini terjadi, ledakan pun akhirnya tak terelakkan.

Lantas tips apa saja yang wajib dilakukan agar aki tidak mudah meledak? Yang pertama, brosis harus selalu melakukan pemeriksaan awal sebelum menghidupkan kendaraan. Cermati level cairan aki, periksa kekencangan konektor terhadap kutup aki. Berikutnya, waspadai bentuk aki. Wadah aki melembung menandakan terjadinya tekanan yang terlalu besar di dalam aki. Ganti segera jika aki sudah seperti itu. Sebaiknya aki diposisikan di tempat yang memiliki cukup sirkulasi udara. Sehingga gas hidrogen dan oksigen tidak terperangkap di sekitar aki.

Tips lain yang dilakukan untuk mencegah terjadinya ledakan aki yaitu saat brosis bermaksud membuka kabel aki, sebaiknya dimulai dengan membuka kutup negatif  terlebih dulu. Langkah ini bertujuan mencegah terjadinya percikan api. Langkah sebaliknya dilakukan saat Brosis melakukan proses pemasangan kabel aki. Yaitu memasang kabel positif terlebih dulu. Sebaiknya saat beraktifitas dengan aki kendaraan bermotor, Brosis tidak merokok.